Sastra

Layangan

Oleh : Aditya Rendy Sanjaya/Hus Kehidupan kampus sudah dimulai, tak terasa masa putih abu-abu telah terlewati begitu saja. Kata orang kehidupan perkuliahan itu akan menyenangkan apalagi romantisme perkuliahan. Percintaan di perkuliahan mungkin adalah hal yang paling sering ditemui, aku salah satu korbannya.             Hari itu adalah hari pertama perkuliahan dimulai secara luring, aku yang masihlah […]

Sastra

Suara Kalbu untuk Baswara

Karya : Faridatun/Hus Senandiaku berteriak untuk baswaraBergejolak selalu tiada hentinyaInginku membelenggunya disisi Baswara sang pencipta tangis serta amarahKetahui, akulah sang pengagum sejatiWujudmu yang kudambakan membuat diriku terpana Netramu yang indah membuatku resahKutuliskan kalimat pada suratTentang baswara nan indah Dibawah tetesan air mataSelalu terbesit masa elokmuDibawah senyuman palsuTerbesit pula bibir cantikmu Tepatnya…Malam demi malamku terisi dengan […]

Sastra

Derita Mahasiswa, Kisah Yang Terpendam

Karya : Dwi Lestari/Hus Di balik senyum yang tersungging di wajah Tersembunyi derita, pilu di dalam hati Mahasiswa, beban berat ia pikul Kekurangan tak pernah terduga datang menghampiri Di perpustakaan, berjibaku dengan buku-buku Mencari jawaban di antara kata-kata rumit Kantong kering, uang hanya cukup untuk secangkir kopi Tapi semangat belajar tak pernah pudar dalam diri […]

Sastra

Redup Yang Tak Padam, Padam Yang Terekam

Karya : Moh Izzudin Abdillah Pada harap yang mulai meredup Hadir serupa percik api yang mengobarkan Menggerakkan asa seluruh sendi Mangalirkan irama lewat nadi menuju hati Matahari waktu dhuha menyentuh wajah Dia menenangkan, aku bersumpah Mengais sadar, menadahi tetesan air Gawai membawa hanyut dan mengalir Padanya menggeser tabir yang redup Padanya namamu datang merangsang gugup […]

Sastra

JANJIKU PUKUL SATU

Karya : Rika Yudha/Hus Terik matahari pukul 12 siang tepat mengenai wajahnya yang menengadah menatap langit. Bulatan kapas yang mengambang di langit membuat isi pikirannya melalang buana. Kini wajahnya seakan kertas putih kosong yang siap digores tinta hitam. Klakson motor memekakkan telinga membuat fokusnya teralih. Riuh rendah obrolan dari sudut perpustakaan serta deru motor di […]

Sastra

Ambigu

Lembut, akankah dia selembut kapas Halus, apakah mungkin sehalus benang Ringan, akankah seringan angin Dalam, tidak pula sedalam lautan. Satu sudut di hati manusia, Ingin senang tetapi pemalas! Selalu merungut tak pernah memungut Selalu berjalan tak pernah mengira Menghabiskan tak pernah mengadakan Menghancurkan tak pernah mendirikan… Ingin dikasih tapi keras hati! Selalu manja tak pernah […]

Sastra

Sayap yang Sejenak Singgah

Karya : Irfan Yudha dan Arie Laksmana Di tengah panas terik mentariTerselip sebuah harap tuk digapaiAdapun rintangan yang harus dijajahDengan penuh effort juang energiNamun terkadang tak dihargaiSetidaknya sang surya sudah mencintai dalam diamIa berkata cinta itu tak harus memilikiSekejap sang surya ucapLantas mengapa di saat sayapmu patah kau kembali?Tapi seketika pulih kau terbang jauhHingga kau […]

Sastra

Negosiasi Waktu

Karya : Arie Laksmana Terima kasih orang-orang baik Terima kasih insan seperjuanganTerima kasih TuhanDua tahun berlalu menjalani hidup yang tanpa arahTanpa tujuan yang tak menentu Saya tidak menganggap diri saya orang baikHanya saja saya lelah menjadi pegangan tanggayang selalu siap menahan pegangan tangan Setiap insan punya keadaan yang berbedaDan setiap insan punya masalah yang berbeda […]

Sastra

Denting Kekalahan

Karya : Moh Izzudin Abdillah/Hus Katakanlah sesungguhnya solatku dan ibadahku dan kehidupanku dan kematianku untuk Allah tuhan semesta alam Mana yang lebih perih?Goresan luka yang ditetes jeruk nipisAtauIngatan masa lalu yang menimbulkan tangis Mana yang lebih membuat sesak?Menghirup asap gas air mataAtauDidatangi duka secara tiba-tiba Nyatanya, ratusan hari tak membuatmu yakinPercakapan demi percakapan yang telah […]

Sastra

Kusuma Bangsa

Oleh : Muhammad Iqbal Haqqi/Hus Dalam penantian menuju penghabisanTerlihat flamboyan menikmati siksaan demi siksaanSebuah awal dari kehancuranDimana moral tak lagi digunakan Miris dan ironisSebuah pemberontakan partai zionisTanpa ampun membuatnya meringis dan hati keluarga yang teriris-iris Itulah kekejaman PKI Pahlawan ku disayat silet gerwaniDengan maksud mengintimidasi Dan penembakan secara keji Memohon tuk segera dihabisi Siksaan demi […]