Ex-Farm Mau Dibawa Kemana?

Pic : Abhi/Hus


Rencana pemindahan atau revitalisasi Experimental Farm (Exfarm) Fapet Unsoed mulai muncul kembali ke permukaan. Usulan program pembangunan kampus terpadu oleh rektor Unsoed memanfaatkan lahan hijauan Exfarm yang ada di depan RSGMP Unsoed. Hal itu tentu berdampak pada Exfarm yang digunakan untuk keperluan akademik mahasiswa Fapet Unsoed.

Lahan hijauan di seberang RSGMP Unsoed.

“Sebenarnya program ini sudah dari dulu sekitar tahun 2007 namun belum terealisasi. Sekarang mulai dibahas lagi dan rencananya akan dibangun gedung bersama untuk beberapa fakultas,” ujar Drh. Sufiriyanto, MP selaku kepala Exfarm Fapet Unsoed.

Beliau juga menambahkan bahwa dari Fapet akan tetap berusaha untuk mempertahankan keberadaan Exfarm agar tidak dipindahkan. Lahan yang akan digunakan untuk pembangunan gedung merupakan lahan hijauan yang memang terlihat seperti lahan kosong. Namun, lahan tersebut merupakan tempat penanaman hijauan untuk pakan sapi di Exfarm. Jika tidak ada sumber makanan, maka ternak tidak akan berproduksi.

Pembangunan gedung baru merupakan rencana Rektor Unsoed sebagai wujud dari “academic integrated building”. Rencana anggaran yang digunakan untuk proyek ini sekitar 100 Milyar rupiah. Hal tersebut dikarenakan masih banyak fakultas yang belum memiliki fasilitas yang lengkap.

Beliau juga memaparkan bahwa jika program ini terealisasi maka dampaknya berpengaruh kepada mahasiswa yang melaksanakan praktikum di Exfarm. Karena rencana awal Exfarm akan di pindahkan ke Gunung Tugel, Banyumas, yang mana jaraknya cukup jauh dari kampus. Hal ini tentu tidak efektif dan efisien.

“Gedung tersebut nantinya untuk kelas prodi Kedokteran Gigi FK (Fakultas Kedokteran), kelas dan laboratorium untuk Fapet, dan ruang praktikum untuk FIKES (Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan). Sehingga, gedungnya akan dimanfaatkan oleh beberapa fakultas dan terpadu,” ujar Prof. Dr. Ismoyowati, S.Pt., MP selaku Dekan Fapet Unsoed.

“Harapan dari program ini supaya terlaksana dengan integrasi dari Exfarm sebelumnya, mulai dari budidaya sampai limbahnya sehingga terlaksana Tridharma Perguruan Tinggi. Adanya program ini tentu bukan untuk meruugikan beberapa pihak, tetapi harus menguntungkan semua pihak,” tambahnya.

Reporter dan Narasi : Abhi/Hus dan Bigen/Hus

Editor : Ghaitza/Hus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *