#ReformasiMakinDikorupsi : Aliansi SEMARAK Layangkan Aksi G30STWK Demi Lindungi KPK

mediahusbandry.com – (25/09/21) Aliansi Serikat Masyarakat Bergerak Banyumas yang disingkat SEMARAK melakukan aksi Gerakan 30 September Test Wawasan Kebangsaan (G30STWK) di depan Alun-Alun Purwokerto, Banyumas, pada pukul 13.30 WIB. Aksi ini diikuti kurang dari 300 orang sebagai bentuk untuk meningkatkan antusiasme masyarakat Banyumas terkait mosi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilemahkan, karena sebanyak 56 pegawai KPK dilengserkan akibat gagal Test Wawasan Kebangsaan.

Aksi masa sedang menyuarakan tuntutan yang dibawa (pic : Aray/Hus)

Linier dengan #ReformasiMakinDikorupsi, terdapat tiga tuntutan sekaligus pernyataan sikap yang dibawa oleh SEMARAK yaitu, pertama, menuntut Jokowi untuk membatalkan pencopotan 56 pegawai KPK; kedua, menuntut KPK untuk menjalankan tuntutan Mahkamah Konstitusi (MK) dan rekomendasi ombudsman Republik Indonesia dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia; ketiga, mencopot Firli Bahuri dan komisioner yang tidak berintegritas.

Ketiga tuntutan tersebut menjadi keresahan masyarakat terhadap pemerintah mengenai KPK yang dilemahkan. “Sebenarnya yang menjadi concern saya terkait kelamahan KPK karena Presiden Jokowi hanya diam saja, kemudian beliau yang memegang kekuasaan tertinggi namun belum juga melakukan tindakan hingga saat ini,” jelas Kiki, mahasiswa Unsoed.

Menindaklanjuti aksi G30STWK di regional Banyumas, aliansi SEMARAK akan mengikuti aksi nasional yang tergabung dengan aliansi Gerakan Selamatkan KPK (GASAK) pada Senin, 27 September 2021 di Jakarta. “Aksi hari ini merupakan rangkaian untuk menyampaikan keresahan masyarakat di nasional, inshaAllah keberangkatannya di Minggu malam (26/09/21) yang akan dikoordinir oleh BEM Unsoed,” ucap Bagus selaku Koordinator Lapangan Utama.

Bagus menegaskan bila sampai tanggal 30 September pencopotan Firli Bahuri belum dicabut oleh Presiden, maka aliansi SEMARAK akan menuntut di aksi nasional, dimana goals-nya TWK dicabut, pegawai berintegritas dibalikkan kembali, dan nama baiknya diperbaiki lagi.

Suasana aksi G30STWK di depan Alun-Alun Purwokerto, Banyumas (pic: Ilham/Hus)

Sebelum dilaksanakan aksi G30STWK, aliansi SEMARAK sempat terhadang oleh hujan. Selama orasi berlangsung, terdapat kendala mengenai speaker. “Kendala yang dialami selama aksi yaitu mengenai speaker yang kurang nyaring bunyinya,” ujar Kiki.

Aksi G30STWK berlangsung lancar dengan di bawah pengawasan aparat keamanan. Aldino, Kepala Bagian Operasi Polres Banyumas menyatakan aksi ini dijadwalkan selesai sebelum pukul 16.00 WIB serta tetap mematuhi protokol kesehatan. Beliau juga menjelaskan aparat keamanan yang tergabung untuk mengamankan jalannya aksi diantaranya TNI, Binmas, Satlantas, dan Satpol PP.

“Harapannya Presiden selaku pemangku kekuasaan tertinggi turun tangan, gak usah pakai statement ‘jangan tanya saya’ karena sudah tugas anda untuk menyelesaikan kasus-kasus seperti ini dan memang KPK  bergerak di bawah kekuasaan eksekutif,” tutup Bagus.

Reporter : Aray/Hus, Oliv/Hus, Ulil/Hus, Ilham/Hus

Narasi : Aray/Hus

Editor : Oliv/Hus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *