Pemuda dalam Pusaran Peradaban

oleh : Ulil Albab

pict by : Google

Mana mungkin Bung Karno memilih sepuluh pemuda untuk mengguncangkan dunia, bila pemudanya angkuh saat berdiskusi dan memilih bermain pabji saat berkumpul di warung kopi. Pemuda memang sebagai poros utama perubahan. Idealisme para pemuda adalah senjata utama untuk terciptanya sebuah perubahan.

Setiap tanggal 28 Oktober diperingati sebagai hari sumpah pemuda. Hari dimana bersatunya seluruh pemuda di Indonesia untuk melawan kolonialisme Belanda. Mereka berikrar untuk satu bangsa, satu tanah air, dan satu bahasa supaya mempermudah perjuangan. Para pemuda dengan semangatnya gigih melakukan perjuangan dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

Peristiwa pergerakan di Indonesia mayoritas dimotori oleh kaum muda. Kemerdekaan Indonesia terjadi karena ada intervensi dari kaum muda kepada Bung Karno untuk segera memproklamirkan kemerdekaan. Jatuhnya rezim Soekarno dimotori oleh kaum muda yang sudah muak dengan sistem pemerintahan yang dijalankan. Reformasi 98 juga terjadi karena bergeraknya para pemuda melawan rezim fasis Soeharto. Hal tersebut karena pemuda masih memiliki semangat yang tinggi. Daya pikirnya juga masih kritis ditambah sistem pemerintahan yang tidak sesuai dengan rakyat, maka para pemuda resah dan ingin merubah ke tatanan yang lebih baik.

Semangat juang pemuda dahulu sayangnya tidak diteruskan oleh  pemuda di era digital dewasa ini. Pemuda sekarang cenderung dibuat nyaman dengan digitalisasi dan industrialisasi yang ada. Mereka lebih memilih pragmatis dan acuh tak acuh dengan lingkungannya. Terjadinya perubahan pola perilaku antara pemuda dahulul dan sekarang karena dinamisnya perkembangan teknologi.

Saat di kelas, pemuda lebih senang duduk manis sambil bermain gadget daripada bertanya atau berargumen dengan dosen atau guru. Saat di warung kopi, para pemuda lebih senang memiringkan gadgetnya sembari bermain game dari pada berdialektika dengan kawan-kawannya membahas permasalahan yang ada di lingkungan mereka. Seolah-olah pemuda kini dibelai mesra oleh teknologi supaya tidak ‘mengganggu’ sistem yang ada.

Meski begitu, tidak bisa secara langsung kita sepakati bahwa pemuda sekarang pragmatis, apatis, dan individualis. Nyatanya masih banyak juga pemuda yang peduli dengan peradaban. Masih banyak pemuda yang kritis dan menjunjung tinggi idealismenya.

Pada akhir bulan September 2019 terjadi aksi serentak #Reformasidikorupsi yang banyak terjadi di seluruh Indonesia. Aksi ini diikuti oleh mahasiswa, pelajar, pemuda, buruh, dan kaum tani. Motor utama berjalannya aksi ini tentunya dari kalangan pemuda mahasiswa. Mereka masih merasakan keresahan terkait kebijakan pemerintah yang nyatanya menindas rakyat. Meskipun dituduh ada yang ‘menunggangi’ dalam aksi tersebut, mereka tidak peduli dan terus memperjuangkan hak-haknya.

Peristiwa tersebut menunjukan bahwa api semangat kaum muda ternyata masih berkobar hingga kini. Pemuda masih memainkan perannya sebagai social control. Arus informasi yang sangat cepat dapat membantu kaum muda dalam berperan melawan ketidakadilan. Karena melawan dalam konteks sekarang tidak melulu soal turun ke jalan dan melakukan aksi vandal. Melawan bisa dilakukan melalui banyak hal seperti berorganisasi, berkesenian, melakukan kajian dan riset ilmiah, dan sebagainya.

Peristiwa tersebut menunjukan bahwa api semangat kaum muda ternyata masih berkobar hingga kini. Pemuda masih memainkan perannya sebagai social control. Arus informasi yang sangat cepat dapat membantu kaum muda dalam berperan melawan ketidakadilan. Karena melawan dalam konteks sekarang tidak melulu soal turun ke jalan dan melakukan aksi vandal. Melawan bisa dilakukan melalui banyak hal seperti berorganisasi, berkesenian, melakukan kajian dan riset ilmiah, dan sebagainya.

Selamat hari sumpah pemuda!

Bangkitlah pemuda Indonesia!

2 thoughts on “Pemuda dalam Pusaran Peradaban

  • 28/10/2019 at 6:57 pm
    Permalink

    Bener bngt, apalagi untuk tahun” yg semakin berguncang lgi… untuk para mahasiswa” jadilah agen perubahan jngn malas”an hbisin duid ortu buat gaya” apalgi g boleh, buat buceen apa lgi g boleh juga…. kalin hrus dmngt jdilah pemuda agen prubhn mnjadi lebih baik… sama 1 hal hrus di inget… pendidikan tinggi g mnjamin ksuksesan

    Salam smngt hari sumpah pemuda lurr?

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *