Mahasiswa Fapet Memasyarakatkan Susu Di Hari Susu Nusantara

Hari Susu Nusantara (HSN)
Picture : Ilham/Hus

Mediahusbandry.com−Hari Susu Nusantara (HSN) dirayakan setiap tahun pada 1 Juni. Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Fapet Unsoed) melakukan serangkaian kegiatan dalam rangka perayaan HSN pada 5 Juni dan 12 Juni 2021. Mahasiswa Fapet Unsoed membagikan susu dan mensosialisasikannya ke masyarakat dalam rangka meningkatkan kesadaran pentingnya mengkonsumsi susu.

Kegiatan HSN diawali dengan roadshow Fakultas dengan membagikan susu di seluruh Fakultas di Universitas Jenderal Soedirman (9/6). “Dengan membagikan susu di kampus Unsoed, diharapkan seluruh mahasiswa maupun tenaga pendidik dan kepegawaian dapat memahami pentingnya mengkonsumsi susu karena memiliki nilai gizi yang bagus,” ujar Desta selaku Menteri Sosial Masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fapet Unsoed Kabinet Bramara.

Kegiatan HSN berikutnya yaitu melakukan kegiatan sosialisasi di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di dua Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang berada di Desa Kedungbanteng untuk meminimalisir kerumunan dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Di setiap Posyandu dilakukan sosialisasi mengenai pentingnya mengkonsumsi susu, cek kesehatan bayi dan lansia (lanjut usia), serta membagikan susu kepada masyarakat sekitar.

“Desa Kedungbanteng dipilih karena berdasarkan BPS (Badan Pusat Statistik) merupakan salah satu wilayah dengan angka stunting yang tinggi, dengan adanya kegiatan ini dimaksudkan untuk mengenalkan pentingnya mengkonsumsi susu untuk pemenuhan nutrisi khususnya untuk anak-anak,” ujar Usup Supriatna selaku Presiden BEM Fapet Unsoed Kabinet Bramara.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar euforia, namun sarat akan esensi yang mana mengkonsumsi susu sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak-anak dalam rangka penurunan angka stunting. “Harapan besar saya semoga dengan adanya kegiatan ini masyarakat sadar akan pentingnya mengkonsumsi susu dan juga dapat menurunkan angka stunting, serta mahasiswa pun dapat lebih dekat lagi dengan masyarakat dalam hal apapun. Jangan berhenti untuk memberikan makna pada lingkungan sekitar dalam hal sekecil apapun,” Pungkas Usup.

Pembagian susu

Fadhilah, seroang warga Desa Kedungbanteng merasa senang dengan adanya kegiatan HSN karena dapat lebih tahu mengenai pentingnya susu khususnya bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan. “Kegiatan ini sangat baik, karena baru pertama kali dilaksanakan di Desa Kedungbanteng. Alhamdulillah, konsumsi susu untuk balita dan ibu hamil meningkat belakangan ini, namun konsumsi susu oleh orang dewasa masih sangat jarang,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa pertumbuhan anak sangat penting untuk diperhatikan khususnya kebutuhan gizi yang harus tercukupi karena dapat berpengaruh terhadap perkembangannya.

“Antusiasme warga sangat bagus, dengan protokol kesehatan yang dijalankan, warga Kedungbanteng tetap mengikuti kegiatan ini dengan baik,” ujar Nisa selaku petugas Posyandu di Desa Kedungbanteng. Ia juga menambahkan bahwa sangat berterimakasih kepada Mahasiswa Fapet Unsoed karena sudah mengenalkan susu kepada masyarakat yang mana sangat penting mengingat nilai gizinya yang bagus.

Picture : Ilham/Hus

Wijil Fasih Lisan, selaku project officer HSN 2021 menceritakan yang melatarbelakangi kegiatan tersebut. Menurutnya kegiatan tersebut dilakukan karena bukan sebatas euforia perayaan acara tahunan tapi juga harus tepat sasaran. Hal yang masih menjadi persoalan khususnya di wilayah Banyumas yaitu masih tingginya angka stunting dan konsumsi susu di masyarakat masih rendah. “HSN ini dilakukan juga dengan musyawarah bersama masyarakat Desa Kedungbanteng supaya mencapai kesepakatan dalam melaksanakan konsep kegiatannya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kebutuhan susu dalam HSN 2021 sebanyak 100 liter yang disuplai sebanyak 50% dari Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTU-HPT) Baturraden dan membeli di Koperasi susu serta Experimental Farm Fapet Unsoed. “Dengan persiapan yang hanya 1 bulan, acara dapat berjalan dengan lancar dan panitia maupun volunteer semoga memperoleh pengalaman khususnya dalam kegiatan bersama masyarakat,” pungkas Wijil.

Reporter : Oliv/Hus, Ilham/Hus, Annisa/Hus, Hermanto/Hus

Narasi : Ulil/Hus

Editor : Abhipraya/Hus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *